Villa memanfaatkan kesalahan pertahanan City
Aston Villa membuka keunggulan pada menit keenam melalui Nicolas Jackson. Gol tersebut berawal dari kesalahan Marc Guehi yang kehilangan penguasaan bola ketika menerima umpan dari Ruben Dias. Kapten Villa, John McGinn, memanfaatkan situasi itu untuk merebut bola dan mengirimkannya kepada Jackson. Penyerang tersebut kemudian menyelesaikan peluang dengan tembakan ke sudut bawah gawang.
Gol cepat itu membuat City harus mengejar ketertinggalan sejak awal. Villa tampil agresif dan berusaha memanfaatkan ruang di belakang pertahanan lawan. Reuters mencatat bahwa kemenangan tersebut merupakan kemenangan kandang pertama Villa di liga musim ini dan kemenangan ketiga secara beruntun atas City di Premier League. City tetap berusaha mengendalikan pertandingan melalui penguasaan bola. Namun, Villa mampu menjaga organisasi pertahanan dan membatasi ruang gerak pemain sayap City. Kiper Villa, Zion Suzuki, juga memberikan kontribusi penting melalui sejumlah penyelamatan yang membantu mempertahankan keunggulan tim tuan rumah.
The Guardian menyoroti bahwa Villa tidak hanya mengandalkan serangan balik, tetapi juga menunjukkan kedisiplinan dalam bertahan. Tim asuhan Unai Emery berusaha mempersempit ruang di sekitar pemain City dan menggandakan penjagaan ketika lawan menyerang dari sisi lapangan.
Haaland menyamakan kedudukan, Jackson kembali menentukan
Manchester City akhirnya menyamakan skor pada menit ke-53. Iliman Ndiaye mengirimkan umpan silang dari situasi bola mati, yang kemudian disambut Erling Haaland dengan sundulan dari jarak dekat. Gol tersebut merupakan gol ke-13 Haaland pada musim itu, menurut laporan The Guardian. City kembali mendapatkan momentum dan berusaha meningkatkan tekanan untuk mengambil alih pertandingan. Namun, Villa kembali unggul pada menit ke-60. Ibrahim Mbaye melakukan penetrasi dari sisi kanan dan mengirimkan bola ke arah Jackson. Penyerang tersebut menyelesaikan peluang dengan tembakan yang melewati kiper Gianluigi Donnarumma. Reuters melaporkan bahwa gol kedua Jackson membuat Villa kembali memimpin 2-1. The Guardian menambahkan bahwa Donnarumma seharusnya dapat mengantisipasi tembakan tersebut dengan lebih baik karena bola melewati tubuhnya. City mencoba mengejar gol penyeimbang pada sisa pertandingan. Phil Foden, Rico Lewis, dan Ryan McAidoo dimasukkan untuk memberikan tenaga baru. Haaland juga mendapatkan peluang pada menit-menit akhir, tetapi Matty Maatsen berhasil menghalau bola di garis gawang. Villa mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Jackson kemudian mendapatkan sambutan dari para pendukung ketika ditarik keluar menjelang akhir pertandingan.
Arsenal memanfaatkan kekalahan City
Kekalahan City membuka kesempatan bagi Arsenal untuk menyamai perolehan poin pemuncak klasemen. Tim asuhan Mikel Arteta menang 2-0 atas Everton dalam pertandingan yang berlangsung di tengah hujan deras di Emirates Stadium.
Arsenal mencetak gol pertama pada menit ketujuh melalui Ezri Konsa. Gol tersebut terjadi setelah sepak pojok Martin Odegaard menimbulkan kekacauan di area pertahanan Everton. Jordan Pickford sempat menghalau bola, tetapi Everton gagal membersihkan situasi dan Konsa menyelesaikannya dari jarak dekat. Gol kedua Arsenal tercipta pada menit ke-68. Ben White mengirimkan umpan silang ke tiang jauh, yang kemudian disambut Gabriel dengan sundulan. Reuters mencatat bahwa Konsa mencetak gol pertamanya untuk Arsenal, sedangkan White dan Gabriel sama-sama mencapai penampilan ke-200 bersama klub dalam pertandingan tersebut. Arsenal juga mengakhiri rentetan 13 pertandingan di semua kompetisi tanpa mencetak gol dari situasi bola mati. Kemenangan itu membuat Arsenal mengumpulkan 21 poin dari delapan pertandingan, sama dengan Manchester City. Arsenal berada di posisi kedua berdasarkan selisih gol, sementara City tetap memimpin klasemen. The Guardian mencatat bahwa kemenangan tersebut juga memperpanjang rekor Arsenal menjadi sembilan kemenangan kandang secara beruntun.
Tottenham menang di Stamford Bridge
Pertandingan lain yang menarik perhatian adalah kemenangan Tottenham Hotspur 2-0 atas Chelsea. Tottenham mengakhiri penantian panjang untuk meraih kemenangan di Stamford Bridge, dengan Reuters mencatat bahwa klub tersebut hanya dua kali menang di kandang Chelsea sejak 1990. Tottenham membuka keunggulan pada menit ke-77 ketika kiper Chelsea Mike Penders melakukan kesalahan dalam mengantisipasi sepak pojok Matheus Fernandes. Bola yang dipukulnya justru masuk ke gawang sendiri.
Chelsea kemudian kehilangan Cole Palmer setelah pemain tersebut menerima kartu kuning kedua pada menit ke-80. Tottenham memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan Mathys Tel mencetak gol kedua pada menit ke-87 melalui serangan balik.
Kemenangan itu membawa Tottenham naik ke posisi ke-12. Reuters juga mencatat bahwa Chelsea tetap berada di posisi keempat sebelum pertandingan-pertandingan Minggu berlangsung. Di pertandingan lain, Fulham mengalahkan Coventry City 1-0 melalui gol Oscar Bobb pada menit ke-80. Hasil tersebut memberikan Fulham kemenangan liga kedua musim ini.
Persaingan masih terbuka
Hasil pertandingan 24 Oktober memperlihatkan bahwa persaingan Liga Inggris belum mengarah pada dominasi satu klub. Manchester City kehilangan poin pertama mereka di liga, sementara Arsenal memanfaatkan kesempatan untuk menyamai perolehan poin. Aston Villa juga mendapatkan dorongan penting setelah mengalahkan City untuk ketiga kalinya secara beruntun di Premier League. Kemenangan tersebut memperlihatkan efektivitas serangan Villa dan kemampuan mereka mempertahankan keunggulan ketika menghadapi tekanan. Dengan City dan Arsenal sama-sama mengoleksi 21 poin setelah delapan pertandingan, persaingan di puncak klasemen masih terbuka. Hasil pekan berikutnya akan menentukan apakah Arsenal mampu mempertahankan posisi sejajar atau City kembali memperlebar jarak.
Sumber: Reuters, The Guardian.